Dalam tulisan ini saya tidak menganjurkan kepada pembaca untuk mempercayai tulisan ini, karena tulisan ini merupakan suatu hal yang benar menurut akalku dan ekstra subjektif, jika ada yang percaya berarti pemikiran kita sejalan (gila),,,gak apa-apa kalau kita dianggap gila karena di negeri yang edan ini orang waras sering dianggap "gila"Jangan bilang orang Manado jika tidak mengetahui apa itu "cap tikus", apalagi dikalangan kaum muda pasti sudah tidak asing lagi bahkan cap tikus sudah menjadi sahabat dalam keadaan sepi, gunda dan dalam keadaan tersakiti,,,cap tikus yang sejatinya merupakan minuman keras yang berasal dari minahasa ini sangat mudah didapati di manado dan di konsumsi banyak orang selain harganya yang terjangkau, produksi dan ditribusinyapun tak ada matinya, karena bagitu eksisnya cap tikus itu di manado, cap tikus sering dituding sebagai biang dari berbagai kejahatan mulai dari kasus pemukulan, pembunuhan, KDRT, pemerkoaan, korupsi,,,hmm korupsi? kayaknya korupsi gak termasuk deh, soalnya korupsi dilakukan dalam keadaan sadar bukan dalam keadaan "mabo",,,baru-baru ini terjadi kecelakaan maut di dekat komlpeksku, yang menelan korban 4 nyawa dan menurut hasil penyidikan sementara dari kepolisian setempat diduga korban dalam keadaan mabuk,,,karena begitu bahayanya cap tikus yang beredar, poltabes manado melakukan program kerja di awal tahun 2011 untuk memberantas cap tikus/miras dan menurut ahli kriminologi cap tikus/miras merupakan salah satu faktor timbulnya suatu kejahatan tertentu...hmm apakah cap tikus harus menjadi kambing hitam dalam barbagai kasus? apakah penjual miras harus bersalah? ataukah tukang "tipar" (penyulin cap tikus) harus bertangung jawab? atau lebih bodohnya lagi, apakah cap tikus harus menjadi terdakwa dan divonis hukuman penjara? tak perlu dijawab, tersenyum saja...
Coba kita sedikit berimajinasi terhadap ilustrasi kecil berikut ini: "seseorang sedang nongkrong ditepi jalan tiba-tiba cap tikus melayang-layang di depan mukanya kemudian masuk kedalam mulut" imposible,,,yup kita memiliki kehendak bebas untuk memilih apakah qt ingin minum atau tidak!!! bukan seperti ilustrasi di atas yang cap tikusnya masuk ke dalam mulut dengan sendirinya, jadi salahkan diri kita bukan salahkan cap tikus!!! cap tikus yang kita beli, kita tuangkan dalam gelas, qt teguk, itu adalah hasil dari niat dan syistem saraf motorik dari otak kita, jadi diri kitalah yang memegang daulat penuh terhadap diri kita untuk meminumnya atau tidak!!! jadi sekali lagi, jangan salahkan cap tikus!!!
Cap tikus rasanya gak enak, gak seperti cokelat atau gak seperti es krim tapi kenapa gak sedikit orang yang mengkonsumsinya? tertekan, stres, memiliki banyak masalah, dan ingin menambahkan kepercayaan diri. itulah alasan dari teman-teman ku yang alcoholik mengapa mereka mengkonsumsinya,,,tapi ada juga teman saya yang tidak memilki alasan mengapa dia mengkonsumsi miras sebab dia telah menjadi korban dari zat adiktif yang terkandung dalam cap tikus, tragis memang, haahahahaha "klo qt nnt saki hati baru obam,,,mamanucu"
Mari kita berfikir jernih, apakah dengan meminum miras merupakan saru-satunya cara untuk mengurangi tekaan terhadap masalah? jawabannya TIDAK!!! karena cara yang gentel untuk mengatasi masalah adalah dengan menebalkan iman dan bertakwa kepada pencipta kita dengan menyerahkan hidup dan mati hanya kedapaNYA...dan yang memiliki dalil bahwa untuk menambahkan kepercayaan diri harulah mengkonsumsi miras" jawabannya, TIDAK!!! satu-satunya cara yag mujarab yang sering ku lakukan untuk menjadi percaya diri yaitu "Jadilah diri kita endiri",,,dan bagi yang sering mabuk karena sakit hati, itu sangat bahaya karena secara medis dapat merusak hati "so saki leh mo tamba saki" so? mari kita benahi diri untuk menyambut masa depan,,,mabuk? itu adalah hak kalian tapi jangan sampai hak kalian itu mencederai hak orang lain, apalagi menyalahkan cap tikus atas tindakan yang dilakukan,,,
Coba kita sedikit berimajinasi terhadap ilustrasi kecil berikut ini: "seseorang sedang nongkrong ditepi jalan tiba-tiba cap tikus melayang-layang di depan mukanya kemudian masuk kedalam mulut" imposible,,,yup kita memiliki kehendak bebas untuk memilih apakah qt ingin minum atau tidak!!! bukan seperti ilustrasi di atas yang cap tikusnya masuk ke dalam mulut dengan sendirinya, jadi salahkan diri kita bukan salahkan cap tikus!!! cap tikus yang kita beli, kita tuangkan dalam gelas, qt teguk, itu adalah hasil dari niat dan syistem saraf motorik dari otak kita, jadi diri kitalah yang memegang daulat penuh terhadap diri kita untuk meminumnya atau tidak!!! jadi sekali lagi, jangan salahkan cap tikus!!!
Cap tikus rasanya gak enak, gak seperti cokelat atau gak seperti es krim tapi kenapa gak sedikit orang yang mengkonsumsinya? tertekan, stres, memiliki banyak masalah, dan ingin menambahkan kepercayaan diri. itulah alasan dari teman-teman ku yang alcoholik mengapa mereka mengkonsumsinya,,,tapi ada juga teman saya yang tidak memilki alasan mengapa dia mengkonsumsi miras sebab dia telah menjadi korban dari zat adiktif yang terkandung dalam cap tikus, tragis memang, haahahahaha "klo qt nnt saki hati baru obam,,,mamanucu"
Mari kita berfikir jernih, apakah dengan meminum miras merupakan saru-satunya cara untuk mengurangi tekaan terhadap masalah? jawabannya TIDAK!!! karena cara yang gentel untuk mengatasi masalah adalah dengan menebalkan iman dan bertakwa kepada pencipta kita dengan menyerahkan hidup dan mati hanya kedapaNYA...dan yang memiliki dalil bahwa untuk menambahkan kepercayaan diri harulah mengkonsumsi miras" jawabannya, TIDAK!!! satu-satunya cara yag mujarab yang sering ku lakukan untuk menjadi percaya diri yaitu "Jadilah diri kita endiri",,,dan bagi yang sering mabuk karena sakit hati, itu sangat bahaya karena secara medis dapat merusak hati "so saki leh mo tamba saki" so? mari kita benahi diri untuk menyambut masa depan,,,mabuk? itu adalah hak kalian tapi jangan sampai hak kalian itu mencederai hak orang lain, apalagi menyalahkan cap tikus atas tindakan yang dilakukan,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar